Satu Minggu yang lalu Empat orang pemuda yang usianya masih sangat belia mengutarakan kepada saya bahwa mereka ingin berwirausaha, dengan semangat yang masih sangat polos tetapi dibarengi dengan keinginan kuat mereka memberanikan diri untuk memulai usaha jual makanan ringan. Usaha ini digawangi oleh empat anak yaitu:
1. Nurul, Adalah seorang anak berusia 20 tahun baru lulus STM 2 th lalu dengan kondisi dan jiwa yang masih muda, mempunyai historis yang tidak terlalu bagus suka mabok he3x ngefans sama Bim-bim nya SLANK, Kemauan bekerja yang kuat, selalu cari cara untuk memperbaiki diri dan mengubur masa lalunya yang kelam.
2. Donny, Adalah adik kandung saya berusia 21 th mempunyai fisik yang tidak terlalu bagus sehingga tidak bisa bekerja sesuai dengan ijasahnya yang hanya STM, mempunyai jiwawirausaha yang sangat kuat sejak kecil, Pernah mengikuti training on trining yang diselenggarakan Yayasan ALIT dan USAID dengan pelajaran Youth Entrepreneurship. Dalam Kontrol saya dan merupakan kewajiban saya untuk mengasahnya menjadi batu yang sangat berharga dan patut dibanggakan. Dia merupakan Salah satu penggagas ide ini.
3. Indra, Seorang anak yang masih bersetatus pelajar kelas 2 STM, Mempunyai keinginan kuat agak cenderung memiliki emosi yang tinggi, Apa adanya. Pernah mengelola bisnis kelinci yang akhirnya gagal, tapi sampai saat ini tidak ada kata menyerah baginya.
4. Hendrik, Seorang anak yang hanya mampu mengenyam sekolah SMP itupun hanya sampai kelas dua, mempunyaai historis mental yang kurang bagus pada masa kanak-kanaknya (Mabok dan perokok, Tawuran) tapi sekarang berubah drastis Shalatnya tidak pernah ketinggalan. Sedang dalam taraf belajar untuk menemukan jati diri karena harus membiayai hidupnya sendiri karena sudah ditinggal orang tuanya menghadap YME sejak kecil.
Keempat calon Wirausaha ini memulai usahanya dengan bermodal 400 Rb dan itupun modal pinjaman yang harus mereka kembalikan Rp. 5000 ,- Setiap harinya. Saya selalu pantau perkembangan mereka, Cara kerja, Semangat dan dari kesemua itu tidak ada yang perlu diragukan lagi. Semua semangat milik mereka....
Satu mingu tepat usaha ini berjalan, tetapi mereka tidak pernah menikmati hasil dari jualan tersebut, mereka tidak mendapat laba, Uang terus berputar-dan berputar, tetapi saya sangat salut karena mereka tidak pernah berhenti untuk berusaha dan semangatnya masih seperti saat pertama mereka memulai bisnis ini.
Saya biarkan hal ini terjadi dengan tujuan supaya mereka belajar secara Real dan merasakan susahnya cari uang, kemudian tadi pagi mereka bertanya kepada saya kurangnya dimana kok selama jualan selalu habis tetapi untung gak dapat. Saya hanya tersenyum mendengar pertanyaan mereka. Lalu saya berkata "besok kita bertemu dan kita bahas dimana letak kesalahan yang mengakibatkan kalian tidak mendapat untung".
Dibalik perkataan saya tersebut saya merasa bangga kepada mereka, terbesit di benak saya jika kebanyakan pemuda di indonesia berfikiran seperti mereka saya yakin angka penganguran akan bisa ditekan dan mengakibatkan kriminalitas berkurang. Kewajiban saya untuk berbagi ilmu, dan kita akan sama-sama belajar.
Tulisan ini akan saya lanjutkan besok, kita akan belajar bersama dan meneriakkan kebebasan.
Salam Hangat,
Dian Kurniawan
semangat...wirausaha terus...
ReplyDeleteterus semangat masss
ReplyDelete:)